Tutorial Install Debian 10 Buster Berbasis CLI di VirtualBox

Pengenalan Debian 10

Dalam kesempatan kali ini Kita akan belajar cara installasi Debian 10 berbasis CLI (Command Line Interface) di salah satu software virtuallisasi yaitu VirtualBox. Sebelum itu Kita akan menjelaskan sedikit tentang Sistem Operasi yang berbasis Linux ini.

Debian 10 atau yang disebut Debian Buster merupakan salah satu distro Linux yang rilis pada tanggal 6 Juli 2019, dibawah kepemimpinan Stefano Zacchiroli. Fitur yang menonjol dari Sistem Operasi ini adalah dalam memanajemen APT (Advanced Package Tool), apa itu APT ?. APT adalah manajer paket berbasis baris perintah utama pada Debian dan Sistem Operasi turunannya. Selain itu fitur yang menonjol lainnya adalah repository dengan jumlah paket yang banyak, kebijakan paket yang ketat dan kualitas rilis yang terjaga.

Hal - Hal Yang Diperlukan

Kita akan menginstall Debian 10 di VirtualBox, yang mana VirtualBox merupakan sebuah software gratis untuk menginstall berbagai OS di dalam satu komputer secara virtual. Untuk itu Kalian harus mendownload dan menginstall VirtualBox di komputer/laptop kalian. Kalian bisa download di situs VirtualBox resmi disini.

Untuk spesifikasi hardware yang akan digunakan saat install Debian 10 CLi di VirtualBox, memerlukan RAM (Random Access Memory) sekitar 512 MB (disini Kita akan menggunakan RAM sebesar 1GB) dan setidaknya ruang kosong hard drive 2 GB (rekomendasi 10 GB karena untuk berjaga - jaga ketika ada update atau instalasi sistem server di Debian).

Yang harus disiapkan selanjutnya adalah file ISO Debian, disini terserah Kalian mau download yang Netinst (membutuhkan internet saat installasi, tetapi filenya ukurannya kecil sekitar 300MB) atau yang CD/DVD (tidak membutuhkan internet saat install, tetapi filenya ukurannya besar sekitar 3-4GB). Untuk file download versi Netinst disini dan untuk CD/DVD disini.

Cara Menginstall Linux Debian

  1. Langkah pertama yang dilakukan setelah mendownload file Debian dan menginstall VirtualBox, adalah buka VirtualBoxnya lalu klik new dan beri nama sistem operasinya dengan nama Debian 10 (sesuaikan dengan keinginan Kalian) dan atur typenya Linux dengan version Debian 64Bit lalu Next.

  2. Selanjutnya atur ukuran Memory untuk Debian 10-nya menjadi 1024 MB (tergantung sesuai kebutuhan Kalian) lalu klik Next.

  3. Pilih Create virtual hard disk now dan klik Next.

  4. Pilih type file yang digunakan pada hard disk klik VDI (VirtualBox Disk Image).

  5. Selanjutnya pilih Dynamically allocated dan klik Next.

  6. Atur ukuran dan lokasi file Debian 10-nya yang akan diinstall dan disini Kita akan memberi ukuran 10 GB.

  7. Selanjutnya masuk ke menu Settings dan pilih Storage, pada storage device pilih Empty dan masukkan file Debian 10-nya.

  8. Lalu masuk ke menu Network dan pada Adaptor 1 Attached to pilih NAT (karena Kita akan menginstall Debian 10 menggunakan Internet, oleh karena itu sambungkan komputer Kalian ke Internet terlebih dahulu), kemudian klik Ok

  9. Klik Start pada Debian 10 untuk memulai installasinya dan pilih boot menuInstall, untuk menginstall versi CLI. Untuk memilih gunakan tombol keyboard dan , kemudian tekan Enter.

  10. Program installasi dimulai dalam bahasa inggris, pilih bahasa yang ingin Kalian gunakan (disarankan memakai bahasa inggris), lalu tekan Enter.

  11. Pilih lokasi Indonesia, yang pertama pilih other > Asia > Indonesia, sesuaikan dengan tempat komputer yang Kalian gunakan.

  12. Selanjutnya pada Configure locales pilih UnitedStates en_US.UTF-8, lalu tekan Enter.

  13. Langkah selanjutnya adalah memilih keymap. Pilih American English untuk memilih konfigurasi keyboard yang akan digunakan, biasanya sesuai dengan tata letak QWERTY.

  14. Pada bagian Domain, kosongkan saja dan pilih Continue.

  15. Selanjutnya tahap pemberian nama host (hostname). Masuk kan hostname-nya, sesuaikan dengan keinginan Kalian. Hostname tidak boleh pakai spasi. Hostname yang diberikan dapat diubah nanti jika Kalian inginkan.

  16. Lalu buat password untuk user rootnya, sesuai keinginan Kalian. Root password ini adalah password yang akan digunakan untuk login sebagai super user (root).

  17. Masukkan password yang sama kembali, untuk memverifikasi kebenaran root password yang telah diisikan sebelumnya.
  18. Masukkan nama lengkap untuk user baru yang akan dibuat. Sesuaikan dengan keinginan Kalian.

  19. Lalu masukkan username untuk user baru yang akan digunakan untuk login ke Debian nantinya.

  20. Lalu buat password untuk user baru tadi.

  21. Masukkan kembali password yang sama untuk verifikasi.

  22. Pada Configure the clock, pilih sesuai daerah tempat komputer Kalian masing - masing, untuk penentuan lokasi waktu.

  23. Pilih Guide - use entire disk untuk mempartisi secara otomatis.

  24. Selanjutnya pilih storage yang akan dipartisi.

  25. Pilih All files in one partition, rekomendasi untuk user pemula.

  26. Lalu pilih finish partitioning and write changes to disk, untuk menerapkan pembuatan partisi pada hard disk.

  27. Silahkan dicek dulu partisinya sudah benar apa belum, jika sudah pilih Yes. Tunggu proses partisinya selesai.

  28. Pada scan another CD or DVD, pilih No

  29. Pada Configure the package manager, pilih negara yang akan digunakan untuk mengakses Debian Packagenya. Kita akan memilih Indonesia, karena Kita berada di Indonesia dan agar kecepatan transfer packagenya maksimal.

  30. Tahap selanjutnya memilih penggunaan archive mirror untuk instalasi paket aplikasi. Untuk tempat Mirrornya, terserah Kalian memilih yang mana.

  31. Pada HTTP proxy information, kosongkan saja dan pilih Continue.

  32. Selanjutnya tahap keikutsertaan dalam survey tentang penggunaan paket aplikasi di Debian. Pilih No, dan tekan Enter.

  33. Lalu hapus bintang pada Debian desktop environment dan print server dengan cara menekan tombol spasi. sehingga tersisa hanya Standard system utilities.
  34. Selanjutnya tahap install GRUB boot loader-nya dengan pilih Yes.
  35. Lalu pilih storage yang akan digunakan untuk menginstall GRUB boot loader.

  36. Selanjutnya pilih Continue untuk menyelesaikan installasi Debian 10 berbasis CLI-nya dan system akan melakukan restart.

  37. Dan installasi Debian 10 berbasis CLI sudah selesai.

Penutup

Saat proses installasi selesai. Cobalah untuk login dengan user biasa atau user root yang telah dibuat tadi, ketikkan username, lalu masukkan password dengan benar. Jika login berhasil, maka Debian 10 siap digunakan. Untuk mematikan sistem operasinya (shutdown), dengan cara menuliskan systemctl poweroff, kemudian tekan Enter. Demikian tutorial tentang cara installasi Debian 10 Buster berbasis CLI di VirtualBox.

Semoga Bermanfaat...
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url