Backup dan Restore Konfigurasi Cisco Menggunakan TFTP

Melakukan Backup konfigurasi merupakan tindakan yang tidak kalah penting dibandingkan dengan menyimpan konfigurasi pada NVRAM router atau switch Cisco kita.

Bisa saja kita lalai, tiba-tiba melakukan reset konfigurasi terhadap router dan belum sempat menyimpan konfigurasi yang dibuat, maka ini akan sangat merepotkan jika harus memasukkan kembali perintah-perintah yang mungkin saja sangat banyak.

Selain itu, kita juga bisa menerapkan file backup konfigurasi tersebut ke router Cisco lain. Hal ini juga memudahkan kita apabila router kita rusak dan ingin mengganti router yang baru, jadi kita tinggal melakukan restore konfigurasi dari router lama ke router baru.

Untuk keperluan backup dan restore pada router Cisco, Anda memerlukan aplikasi Tftpd32. Tftpd32 ini adalah program yang digunakan untuk transfer file, yang menggunakan protokol TFTP (Trivial File Transfer Protocol). Ketika menggunakan Tftpd32 ini, maka router yang ingin kita backup menjadi TFTP client dan PC/laptop kita menggunakan TFTP server.

Namun, pada praktik kali ini kita menggunakan Cisco Packet Tracer, jadi tidak perlu menyiapkan aplikasi Tftpd32, karena kita akan menggunakan Server-PT yang ada di Cisco Packet Tracer dan sudah tersedia program TFTP.

Backup Konfigurasi Cisco

Pada praktik kali ini menggunakan topologi seperti berikut:

Topologi Backup Config Cisco - Pondok TKJ
Pada topologi diatas, kita akan membackup konfigurasi yang ada di Router-PT yang menggunakan IP address 192.168.1.1/24 dan Server-PT menggunakan IP address 192.168.1.2/24. Router-PT akan menjadi TFTP client dan Server-PT akan menjadi TFTP server. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, sambungkan router dan servernya menggunakan kabel Cross-Over, atur IP address pada router terlebih dahulu dengan cara klik router tersebut, masuk ke menu CLI lalu konfigurasikan seperti perintah di bawah ini (untuk IP addressnya sesuaikan dengan kebutuhan Anda)
    Konfigurasi IP Address Router - Pondok TKJ
    Router>en
    Router#conf t
    Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
    Router(config)#hostname pondoktkj
    pondoktkj(config)#int fa0/0
    pondoktkj(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
    pondoktkj(config-if)#des backup-pondoktkj
    pondoktkj(config-if)#no sh
    
    pondoktkj(config-if)#
    %LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
    
    %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
    
    pondoktkj(config-if)#ex
    pondoktkj(config)#ex
    pondoktkj#

  2. Selanjutnya, atur IP address pada servernya dengan masuk ke menu Desktop dan IP Configuration. Atur IP addressnya menjadi 192.168.1.2/24 (sesuaikan dengan jaringan yang ada)
    Konfigurasi IP Address Server - Pondok TKJ

  3. Buka kembali routernya dan ketikan perintah berikut untuk membackup konfigurasi. Masuk ke Privileged Mode terlebih dahulu, lalu backup router menggunakan perintah copy running-config tftp: dan masukkan IP address TFTP servernya dalam hal ini yakni 192.168.1.2/24 dan tekan enter.
    Proses Backup Router Cisco - Pondok TKJ
    pondoktkj>en
    pondoktkj#copy ?
      flash:          Copy from flash: file system
      ftp:            Copy from ftp: file system
      running-config  Copy from current system configuration
      scp:            Copy from scp: file system
      startup-config  Copy from startup configuration
      tftp:           Copy from tftp: file system
    pondoktkj#copy running-config ?
      flash:          Copy to flash file
      ftp:            Copy to current system configuration
      scp:            Copy to scp: file system
      startup-config  Copy to startup configuration
      tftp:           Copy to current system configuration
    pondoktkj#copy running-config tftp:
    Address or name of remote host []? 192.168.1.2
    Destination filename [pondoktkj-confg]? 
    
    Writing running-config....!!
    [OK - 732 bytes]
    
    732 bytes copied in 3.006 secs (243 bytes/sec)
    pondoktkj#

  4. Maka proses backup sudah selesai, bisa kita lihat pada servernya (TFTP server). Masuk ke menu Service lalu TFTP. Bisa kita lihat ada file baru yang bernama pondoktkj-confg
    Backup Config Berhasil - Pondok TKJ

Restore Konfigurasi Cisco

Selanjutnya kita akan merestore atau menerapkan file konfigurasi yang sudah kita backup tadi ke router yang masih baru, dengan menggunakan TFTP server. Berikut contoh topologinya:

Topologi Restore Config Cisco - Pondok TKJ
Pada topologi di atas file konfigurasi router lama yang tersimpan di Server-PT (TFTP server) akan direstore atau diterapkan ke router baru. Router baru yang berfungsi sebagai TFTP client menggunakan IP Address 192.168.1.3/24.

Berikut cara restore konfigurasi Cisco pada perangkat router yang baru:

  1. Langkah pertama, konfigurasi IP address terlebih dahulu pada sisi router barunya (sesuaikan dengan network yang tersedia) dengan masuk ke menu CLI dan masukkan perintah di bawah ini:
    Router>en
    Router#conf t
    Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
    Router(config)#int fa0/0
    Router(config-if)#ip add 192.168.1.3 255.255.255.0
    Router(config-if)#no sh
    
    Router(config-if)#
    %LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
    
    %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
    
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#

  2. Selanjutnya lakukan tes ping dari server ke router tersebut, dengan masuk ke menu Desktop lalu pilih Command Prompt.
    Uji Coba Koneksi - Pondok TKJ

  3. Jika ping-nya berhasil, ketikkan perintah berikut pada router tersebut untuk me-restore konfigurasi Cisco-nya. Pada Address or name of remote host []? masukkan IP address dari TFTP servernya, untuk Source filename []? masukkan nama file backupan dari router lama yakni pondoktkj-confg lalu tekan enter.
    Proses Restore Konfigurasi - Pondok TKJ
    Router(config)#ex
    Router#
    %SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
    
    Router#copy ?
      flash:          Copy from flash: file system
      ftp:            Copy from ftp: file system
      running-config  Copy from current system configuration
      scp:            Copy from scp: file system
      startup-config  Copy from startup configuration
      tftp:           Copy from tftp: file system
    Router#copy tftp: ?
      flash:          Copy to flash: file system
      running-config  Copy configuration from system
      startup-config  Copy startup configuration from system
    Router#copy tftp: running-config
    Address or name of remote host []? 192.168.1.2
    Source filename []? pondoktkj-confg
    Destination filename [running-config]? 
    
    Accessing tftp://192.168.1.2/pondoktkj-confg...
    Loading pondoktkj-confg from 192.168.1.2: !
    [OK - 732 bytes]
    
    732 bytes copied in 0 secs
    pondoktkj#
    %SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
    
    pondoktkj#

  4. Jika konfigurasi berhasil, maka otomatis router baru tersebut berubah nama menjadi "pondoktkj" dan IP address interface fa0/0 berubah menjadi "192.168.1.1/24" dan terdapat deskripsinya yakni "backup-pondoktkj"

Kesimpulan

Demikianlah langkah-langkah cara backup router Cisco menggunakan TFTP, berikut tata cara singkatnya:
  1. Siapkan router dan server lalu sambungkan dengan kabel cross-over
  2. Atur IP address pada router dan servernya
  3. Uji coba ping dari router ke server
  4. Jika berhasil, tinggal masuk ke privileged mode dan backup menggunakan perintah copy running-config tftp:
  5. Masukkan IP address server dan tekan enter. Maka backup sudah selesai.

Dan untuk proses restore konfigurasi cukup simple, kurang lebih sama seperti proses backup. Namun, perbedaannya pada copy tftp: running-config lalu masukkan IP address server dan masukkan nama file yang akan di restore dan tekan enter.

Sekian dari kami jika ada kesalahan penulisan maupun materinya kami mohon maaf, dan jika ada kritik serta saran silahkan berkomentar di bawah ini ya teman-teman.

Semoga Bermanfaat...
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url